Pemetaan Aset Komunal Pariwisata Untuk Mendukung Kampung Wisata Menjadi Kampung Budaya Berkelanjutan Di Bamboo Mewek Park Kota Malang

Authors

  • Mareta Syifa Primadianty Universitas Negeri Malang
  • Melati Julia Rahma Universitas Negeri Malang
  • Yudi Winarno Universitas Negeri Malang

DOI:

https://doi.org/10.37329/ganaya.v9i1.4944

Keywords:

Bamboo Mewek Park, Asset Mapping, Sustainable Tourism, ABCD Method, Local Culture

Abstract

Community-based tourism village management still faces challenges in utilizing local potential to build cultural identity, preserve the environment, and improve community welfare. This study aims to map communal tourism assets in Bamboo Mewek Park (BMP), Malang City, as a strategy to strengthen community-based tourism toward a sustainable cultural village. The Asset-Based Community Development (ABCD) method was applied to identify seven key assets: physical, financial, environmental, technological, human, social, and spiritual. Data were obtained through interviews, observations, and documentation, then analyzed qualitatively using source triangulation. The findings reveal that the interconnection among assets forms a participatory tourism system that reinforces the community’s social, economic, and cultural resilience. Traditional arts serve as core social and cultural assets that drive financial and environmental sustainability, while spiritual and social solidarity values serve as moral foundations for community-based management. The novelty of this research lies in applying the ABCD approach within an urban tourism village context, showing how collaboration among communities, academics, and government institutions transforms local assets into sustainable socio-cultural capital.

References

Abadiyah, N., Fediyanto, N., Rahma, Z., Nurrachma, F. S., & Safitri, S. G. (2022). Pemberdayaan Rintisan Desa Wisata Berbasis Pendampingan: Desa Ngembe, Beji, Pasuruan. Procedia of Social Sciences and Humanities, 0672(3), 604-610.

Anggraeni, D., Mutammam, M., Irfanullah, G., Afiani, Z., & Asyauqi, M. Z. (2025). Destinasi Wisata Budaya: Pemetaan Potensi Wisata Kelurahan Krapyak Berbasis ABCD. Satwika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 42-51.

Anom, I. P., & Mahagangga, I. G. A. O. (2019). Buku Handbook Ilmu Pariwisata Karakter dan Prospek. Jakarta: Prenada Media

Armanu, A., Rofiq, A., Suryadi, N., & Anggraeni, R. (2023). Penyusunan Strategi Pengembangan Kampung Tempe Sanan Kota Malang sebagai Destinasi Wisata di Jawa Timur. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 3(2), 411-418.

Augusty, W., Subagiyo, A., Wijayanti, W., & Prayitno, G. (2022). Mapping Of Tourism Potential And Assessment Of Development Stages In Sidomulyo Tourism Village, Batu City. Civil and Environmental Science, 005(1), 096-106.

Fadli, M., Susilo, E., Puspitawati, D., Ridjal, A. M., Maharani, D. P., & Liemanto, A. (2022). Sustainable Tourism as a Development Strategy in Indonesia. Journal of Indonesian Tourism and Development Studies, 10(1), 23-33.

Hapsari, R. S., Hakim, A. N., & Riza, A. I. (2025). Kajian Potensi Sosial Ekonomi dan Budaya Desa Melalui Pendekatan Pemetaan Sosial dan Pemangku Kepentingan (Studi Kasus: Desa Pucung Kidul, Desa Sanggarahan, Desa Boyolangu, Desa Gandingan, Desa Tawangsari). Jurnal Syntax Admiration, 6(2), 1059-1078.

Hariyadi, B. R., Rokhman, A., Rosyadi, S., Yamin, M., & Runtiko, A. G. (2024). The Role of Community-Based Tourism in Sustainable Tourism Village in Indonesia. Revista de Gestao Social e Ambiental, 18(7), 1-24.

Hasan, R., Aziz, N. D., Awang, A., Hassan, K., Mohamed, S. A., Wan Mohamad, W. S. N., & Othmani, N. I. (2024). Understanding Place and People through Cultural Mapping Approach: Case study at Bachok, Kelantan. BIO Web of Conferences, 131.

Hilmy, N., & Gunawan, F. (2021). Identifikasi Modal Sosial Komunitas Pokdarwis Guna Meningkatkan Pendapatan Anggota (Studi pada Kelompok Sadar Wisata Kampung Heritage Kayutangan Malang) Jurnal Skripsi Disusun oleh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB, 9(2).

Izzati, P., Mega, N., & Pambudi, A. (2024). Community Based Tourism Wisata Puncak Jowin Tulungagung. 02.

Krisnawati, I. (2021). Program Pengembangan Desa Wisata Sebagai Wujud Kebijakan Pemerintah Dalam Rangka Pemulihan Ekonomi Pasca Covid dan Implementasinya. Transparansi: Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi, 4(2), 211-221.

Krisnayani, N. K., Liestiandre, H. K., & Pranjaya, I. G. P. A. (2021). Pengaruh Media Sosial Dan Daya Tarik Wisata Terhadap Keputusan Berkunjung Wisatawan Domestik Di Pantai Melasti, Bali. Jurnal Kepariwisataan, 20(2), 134-143.

Muhaemin, A. M., & Hasanah, T. R. (2024). Membangun Potensi Desa melalui Pemberdayaan Masyarakat: Studi Kasus Kampung Ciboleger, Banten. Dedikasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 17(1), 1-28.

Pipit, M., Aminatun, D. S., Nasution, S. D., Hastomo, T., Wahyuni, S. S., & Sitepu, T. (2020). Rencana Strategis Kemenparekraf/ Baparekraf 2020-2024. Journal GEEJ, 7(2).

Prasetyo, H., Irawati, N., & Satriawati, Z. (2023). Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Sarana Pemasaran Desa Wisata. Ideas: jurnal pendidikan, sosial, dan Budaya, 9(2), 515-522.

Puspitosarie, E., Soebiyakto, G., & Handini, D. P. (2025). The Potential of Community Service Activities for the Development of Traditional Bantengan Art-Based Product Businesses in Malang, East Java: Potensi Pengabdian Masyarakat Untuk Pengembangan Usaha Produk Berbasis Seni Tradisional Bantengan Di Malang Jawa Timur. JATI EMAS (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat), 9(4), 155-160.

Rahim, F. (2021). Buku Pedoman Kelompok Sadar Wisata. Jakarta: Direktur Jenderal Pengembangan Destinasi Pariwisata Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Rahma, M. J., Soemarno, S., & Batoro, J. (2023). Asset Mapping of Hulun Hyang Farmer Group in Sustainable Management of Edelweiss Park Based on Asset-Based Community Development in Bromo Asset Mapping of Hulun Hyang Farmer Group in Sustainable Management of Edelweiss Park Based on Asset-Based Community. August.

Raynaldi, R., Malihah, E., & Andari, R. (2024). Analysis of Community-Based Tourism (CBT) Sustainability in Karedok Tourism Village, Jatigede District, Sumedang Regency. Media Wisata, 22(1), 52-63.

Suyatna, H., Indroyono, P., Yuda, T. K., & Firdaus, R. S. M. (2024). How Community-based Tourism Improves Community Welfare? A Practical Case Study of ‘Governing the Commons’ in Rural Nglanggeran, Indonesia. International Journal of Community and Social Development, 6(1), 77-96.

Wibowo, B., Suherlan, H., Hidayah, N., & Nurrochman, M. (2022). Analisis Tata Kelola Kolaboratif Desa Wisata yang Mandiri dan Berkelanjutan: Investigasi Empiris dari Ngargoretno-Magelang. Jurnal Kepariwisataan: Destinasi, Hospitalitas Dan Perjalanan, 6(1), 75-84.

Zurinani, S., & Kamilah, I. A. (2023). Pariwisata Tematik Dan Harapan Baru: Analisa Pengembangan Kampung Budaya Polowijen Berbasis Tourism Area Life Cycle (Talc). Jurnal Budaya Etnika, 7(2), 93-108.

Downloads

Published

26-02-2026

How to Cite

Primadianty, M. S., Rahma, M. J., & Winarno, Y. (2026). Pemetaan Aset Komunal Pariwisata Untuk Mendukung Kampung Wisata Menjadi Kampung Budaya Berkelanjutan Di Bamboo Mewek Park Kota Malang. Ganaya : Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 9(1), 451–471. https://doi.org/10.37329/ganaya.v9i1.4944

Issue

Section

Articles