Strategi Pembangunan Masyarakat Desa Kebonagagung Pasca Gempa Bumi

Authors

  • Novitasari Universitas Negeri Surabaya
  • Martinus Legowo Universitas Negeri Surabaya
  • Katon Galih Setyawan Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.37329/ganaya.v5i1.1532

Keywords:

Society, Post Earthquake, Development, Strategy

Abstract

This study aims to identify the community development strategy of Kebonagung Village after the earthquake. The research location is in Kebonagung Village, Wonodadi District, Blitar Regency. This research uses descriptive qualitative method. Sources of data used are primary and secondary data. Data collection techniques through observation, in-depth interviews, and documentation. The results showed that the condition of the people of Kebonagung Village after the earthquake was that some people had a sense of trauma and enthusiasm, lacked basic needs, and experienced losses. The community development strategy of Kebonagung Village after the earthquake was the community’s spirit, making good use of government assistance, praying and making efforts, and carrying out the rebowekasan tradition as a repellent against reinforcements. Obstacles to its implementation were found that some people have fear, mutual cooperation activities are not running well, economic losses, and some people do not carry out traditions. Meanwhile, the role of the Blitar Regency government in community development is to provide encouragement, socialization, assistance, and the establishment of disaster posts. In this case, it shows that the development strategy carried out by the people of Kebonagung Village is used a way to deal with the post-earthquake accompanied by assistance by the government so that life can return to normal and increase the capacity of the community in development based on disaster risk reduction.

References

Abdul, K. H., Dalam, H., & Wa, K. A. (2019). Rebo Wekasan Menurut Perspektif. 30(2), 267–290.

Adiniyah. (2021). Bupati Blitar Gelar Rapat Koordinasi Bahas Pemulihan Bencana Pasca Gempa Bum. https://ppid.blitarkab.go.id/2021/04/bupati-blitar-gelar-rapat-koordinasi-bahas-pemulihan-bencana-pasca-gempa-bumi/

Afuddin dan Saebani. (2009). Metodologi Penelitian Kualitatif. Pustaka Setia.

Ar-raniry, U. I. N., Dakwah, F., & Komunikasi, D. A. N. (2019). Strategi pembangunan masyarakat paska terjadinya bencana alam.

Bakti, H. K., & Nurmandi, A. (2020). Pemulihan Pasca Bencana Gempa Bumi Di Lombok Utara Pada Tahun 2018. Jurnal Geografi, 12(02), 137. https://doi.org/10.24114/jg.v12i02.16750

Dahlia Irawati, Defri Werdiono, A. P. (2021). Diguncang Gempa, Sejumlah Bangunan di Malang, Blitar, dan Lumajang Rusak. https://www.kompas.id/baca/nusantara/2021/04/10/diguncang-gempa-sejumlah-bangunan-di-malang-blitar-dan-lumajang-rusak

Dzofir, M. (2017). Agama Dan Tradisi Lokal ( Studi Atas Pemaknaan Tradisi Rebo Wekasandi Desa Jepang, Mejobo, Kudus). IJTIMAIYA: Journal of Social Science Teaching, 1(1). https://doi.org/10.21043/ji.v1i1.3104

Glora Setyvani Putri. (2021). BMKG: Selama April 2021, Tercatat Ada 807 Gempa Guncang Indonesia. https://kompas.com/sains/read/2021/05/05/080000823/bmkg-selama-april-2021-tercatat-ada-807-gempa-guncang-indonesia

Hatif Thirafi. (2021). BMKG Gandeng Pemerintah Blitar Kuatkan Sosialisasi Bencana dan Tangkal Isu Liar. https://www.bmkg.go.id/berita/?p=bmkg-gandeng-pemerintah-blitar-kuatkan-sosialisasi-bencana-dan-tangkal-isu-liar&lang=ID

Iqbal Luthfi Nur Rais dan Lili Somantri. (2021). ANALISIS BENCANA GEMPA BUMI DAN MITIGASI BENCANA DI DAERAH KERTASARI. 4(2), 14–19.

Kominfo Jatim. (2021). Fakta Gempa Selatan Jawa Timur 10 April 2021. http://kominfo.jatimprov.go.id/read/umum/fakta-gempa-selatan-jawa-timur-10-april-2021

Liputan 6.com. (2021). Pemkab Blitar Siapkan 3 Tempat Pengungsian Korban Gempa. https://surabaya.liputan6.com/read/4529535/pemkab-blitar-siapkan-3-tempat-pengungsian-korban-gempa

Nurtati. (2019). Pembangunan Ekonomi Pasca Bencana Gempa Bumi Tahun 2010 dan Implikasinya pada Penciptaan Lapangan Pekerjaan di Sumatera Barat. Kemampuan Koneksi Matematis (Tinjauan Terhadap Pendekatan Pembelajaran Savi), 53(9), 1689–1699.

Pembangunan, J., & Sub-district, S. W. P. (2020). TINGKAT KAPASITAS ADAPTASI MASYARAKAT PASCA BENCANA GEMPA BUMI DI KOTA PALU ( STUDI KASUS : KECAMATAN PALU BARAT ). 16(4), 277–288.

Pemerintah Kabupaten Blitar. (2017). Gotong Royong, Roh Kehidupan. https://www.blitarkab.go.id/2017/05/03/gotong-royong-roh-kehidupan-2/

Pemerintah Kabupaten Blitar. (2021a). Bupati Blitar Berangkatkan Bantuan untuk Korban Gempa. https://www.blitarkab.go.id/2021/04/19/bupati-blitar-berangkatkan-bantuan-untuk-korban-gempa/

Pemerintah Kabupaten Blitar. (2021b). Kunjungan Bupati BLitar Ke Desa Kebonagung Pasca Bencana Alam Gempa Bumi. https://kec-wonodadi.blitarkab.go.id/kunjungan-bupati-blitar-ke-desa-kebonagung-pasca-bencana-alam-gempa-bumi/

Salleh, A. G., Pinang, P., & Utara, U. S. (2005). PERENCANAAN KOTA PASCA BENCANA GEMPA BUMI DAN TSUNAMI. Jurnal Arsitektur “ATRIUM,” 02(01), 1–4.

Sita, R., & Agusta, I. (2011). Evaluasi Efektivitas, Relevansi, Dan Keberlanjutan Dampak Proyek Second Water Sanitation for Low Income Communities (Wslic-2). Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan, 5(2), 217–230. https://doi.org/10.22500/sodality.v5i2.5821

Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Pendidikan, Pendekatan Kuantiatif dan Kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Supriyadi, A. A., Sari, D. K., & Mandagie, K. L. (2018). Penentuan Lokasi Gudang Pusat Penyalur Logistik dan Peralatan Penanggulangan Bencana Dengan Menggunakan Sistem Informasi Geografis. Jurnal Teknik Industri, 37–52.

Downloads

Published

15-03-2022

How to Cite

Novitasari, Legowo, M., & Setyawan, K. G. (2022). Strategi Pembangunan Masyarakat Desa Kebonagagung Pasca Gempa Bumi. Ganaya : Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 5(1), 69–81. https://doi.org/10.37329/ganaya.v5i1.1532

Issue

Section

Articles