Cognition Recovery Method Sebagai Pendekatan Hermeneutika Berbasis Lontar Dalam Meluruskan Miskonsepsi Yajña

Authors

  • Anak Agung Gde Oka Widana Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Wira Medika Bali
  • Anak Agung Istri Dalem Hana Yundari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Wira Medika Bali
  • Ni Komang Sukra Andini Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Wira Medika Bali
  • Desak Nyoman Diah Setyawati Anom Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Wira Medika Bali

DOI:

https://doi.org/10.37329/jpah.v10i1.4759

Keywords:

Cognition Recovery Method, Religion Misperception Pandemic, Hermeneutics, Yajña

Abstract

The practice of yajña in the era of technological dominance has entered a critical period due to the rise of the phenomenon of the Religion Misconception Pandemic which causes yajña practitioners to fail to understand the meaning and only focus on quantity. Therefore, the Cognition Recovery Method is important to be realized through a renewable innovative method based on literature to create an innovative and relevant method in overcoming the Religion Misconception Pandemic when performing yajña. The data analysis techniques are (1) analyzing the referred lontar, (2) tracing the Religion Misperception Pandemic regarding the hermeneutics of yajña in the referred lontar, (3) developing a Cognition Recovery Method to correct yajña misconceptions, and (4) presenting the findings in a structured manner. The results of the study indicate that the lontar-based Cognition Recovery Method is quite effective in correcting yajña misconceptions through efforts; (1) Cognition Recovery Method Pro Kayika, in the form of introducing ritual sanctions, curative efforts, and behavioral control, (2) Cognition Recovery Method Pro Wacika, in the form of controlling aspects of speech and ritual sanctions, and (3) Cognition Recovery Method Pro Manacika, in the form of controlling thoughts. These efforts contribute to enriching the number of renewable methods and can be used in science by including meaningful analysis based on literary studies as a legacy of local wisdom. These efforts play a role in understanding in depth what, how, and why yajña is obligatory for Hindus to carry out.

References

Adnyana, I. B. P. (2022). Bahasa Kawi: Implementasinya Sebagai Tema Kegiatan Organisasi Kemahasiswaan di Lingkungan Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar. Dharma Sastra: Jurnal Penelitian Bahasa Dan Sastra Daerah, 2(2), 112-124.

Anggarini, P. M. R. (2019). Etika Di Tempat Suci Menurut Lontar Krama Pura. Jurnal Sanjiwani, 10(2).

Ardiyasa, I. N. S., & Paramita, I. B. G. (2020). Aturan Berprilaku Di Tempat Suci Menurut Lontar Kramapura. PARIKSA: Jurnal Hukum Agama Hindu, 1, 84-95.

Ariana, I. K. E., Jirnaya, I. K., & Triadnyani, M. (2022). Water Discourse in Kakawin Purwaning Gunung Agung. International Journal of Linguistics, Literature and Culture, 8(3), 84-92.

Arini, N. P. C., & Pramana, I. B. K. Y. (2021). Tri Kaya Parisudha Sebagai Landasan Ajaran Etika Dan Moral Dalam Pendidikan Karakter Bagi Generasi Muda. Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(4), 747-761.

Damiyani, N. P. (2021). Yadnya Adalah Ketulusan, Bukan Kontestasi Yang Dibalut Gengsi Dalam Kehidupan Beragama. Metta: Jurnal Ilmu Multidisiplin, 1(4), 187-194.

Departemen Pendidikan Nasional. (2008). Kamus Besar Bahasa Indonesia Pusat Bahasa. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Donder, I. K., & Wisarja, I. K. (2010). Mengenal Agama-Agama: Memperluas Wawasan Pengetahuan Agama Melalui Mengenal dan Memahami Agama-Agama. Surabaya: Paramita.

Dwilestari, D., & Desstya, A. (2022). Analisis Miskonsepsi Pada Materi Fotosintesis Dengan Menggunakan Peta Konsep Pada Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 6(3), 3343-3350.

Endraswara, S. (2008). Metodologi Penelitian Sastra. Yogyakarta: MedPress.

Faradiana, Z., & Mubarok, A. S. (2022). Hubungan Antara Pola Pikir Negatif dengan Kecemasan dalam Membina Hubungan Lawan Jenis Pada Dewasa Awal. Jurnal Psikologi Teori Dan Terapan, 13(1), 71-80.

Fitriani, D., Suyati, T., & Setiawan, A. (2022). Faktor Penyebab Perilaku Menyimpang Berbicara Kasar Pada Anak Di Dusun Jatimontong Desa Sumberjosari Kecamatan Karangrayung. Guiding World Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 5(2), 16-24.

Gunatama, G. (2003). Sastra dan Ilmu Sastra (Sebuah Pengantar Teori dan Terapan). Singaraja: Universitas Pendidikan Ganesha.

Hamdan, M., & Huda, M. M. (2019). Bahasa dan Pikiran. El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama, 7(2), 229-244.

Kadjeng, I. N. (2005). Sarasamusccaya. Surabaya: Paramita.

Mauliddian, K., Nurhayani, I., & Hamamah, H. (2022). Penanda Publik Bahasa Kawi Di Kota Probolinggo: Kajian Lanskap Linguistik. Ranah: Jurnal Kajian Bahasa, 11(1), 130-140.

Mulyani, H. (2005). Membaca Manuskrip Jawa 2. Diktat Mata Kuliah Membaca Manuskrip Jawa 2 (Semester 6) pada Jurusan Pendidikan Bahasa Daerah Fakultas Bahasa dan Seni. Yogyakarta: Kanwa.

Musaba, Z. (2012). Terampil Berbicara. Yogyakarta: Aswaja Pressindo.

Nerta, I. W. (2021). Implementasi Ajaran Yoga Kapamangkuan Di Pasraman Mulat Sarira Desa Adat Duda Desa Duda Timur Kecamatan Selat Kabupaten Karangasem. Jurnal Penelitian Agama Hindu, 5(3), 188-199.

Nikanaya, I. N., Mayun, I. G. A. P., Candrawati, I. A. K., Sura, I. G., Badra, I. G., Pudartha, I. B. P., & Suandana, I. D. M. A. (2008). Alih Aksara Dan Alih Bahasa Lontar. Denpasar: Dinas Kebudayaan Provinsi Bali.

Ningrum, A. C., & Tazqiyah, I. (2024). Peran Bahasa Dalam Komunikasi Lintas Budaya: Memahami Nilai Dan Tradisi Yang Berbeda. Selasar KPI: Referensi Media Komunikasi Dan Dakwah, 4(2), 146-167.

Nurlailasari, S., Sabhan, K. A. A., Rofifah, N. S., & Kinanti, T. N. (2025). Pengaruh Bahasa Sanskerta Terhadap Penggunaan Bahasa Jawa Dalam Kehidupan Sehari-hari di Kalangan Pelajar. Jurnal Bahasa Daerah Indonesia, 2(2), 1-9.

Oktarini, N. N. A. (2024). Upacara Manusa Yajna dalam Agama Hindu: Kajian Fungsi dan Makna Sosial. Sruti: Jurnal Agama Hindu, 5(1), 84-93.

Pratama, R., Indriyanti, D. R., & Mindyarto, B. N. (2021). Development Of A Diagnostic Test For Student Misconception Detection Of Coordination System Material Using Four-Tier Multiple Choice. Journal of Innovative Science Education, 10(3), 251-258.

Putra, K. D. S., & Maniksu, I. M. S. (2023). Nilai-Nilai Pendidikan Agama Hindu Dalam Upacara Ngapon Tapakan Panawa Sanga di Pura Luhur Pucak Padang Dawa. Purwadita: Jurnal Agama Dan Budaya, 7(1), 84-92.

Raharjo, S. H., Budiastra, K., & Suhardi, U. (2023). Fenomena Generasi Muda Dalam Aktivitas Ritual Keagamaan Hindu Di Pura Parahyangan Jagat Guru Tangerang Selatan: (Studi Hiperealitas Jean Boudrilard). Jurnal Penelitian Agama Hindu, 7(4), 478-493.

Ratna, I. N. K. (2009). Stilistika: Kajian Puitika Bahasa, Sastra dan Budaya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Robson, S. (1982). Telaah Sastra Jawa Kuno Dalam Teks Berbahasa Jawa Kuna Di Jawa dan Di Bali. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Sari, N. P. N., & Suarsa, I. N. (2023). Struktur Naratif Dan Maknateks Geguritan Watugunung Karya I Made Suparta Serta Relevansinya Sebagai Materi Ajar Sekar Alit Pada Tingkat Pendidikan Sekolah Menengah. Social Studies, 10(2), 16-25.

Septyastawa, I. K. A., & Widiasih, N. K. B. (2023). Aktualisasi Bahasa Dan Sastra Sebagai Media Dalam Membangun Generasi Berkarakter. Pedalitra: Prosiding Pedagogi, Linguistik, dan Sastra, 3(1), 139-147.

Somawati, A. V, & Wiraswastini, N. W. (2022). Mengelola Pikiran, Perkataan Dan Perbuatan Di Masa Pandemi Covid-19. Jnanasiddhanta: Jurnal Teologi Hindu, 3(2), 195-204.

Spradley, J. P. (2006). The Ethnographic Interview. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Suardana, I. W., Suteja, I. K., & Karumi, N. A. (2018). Fenomena Judi Tajen Dan Upacara Yadnya Dalam Penciptaan Karya Seni Rupa. MUDRA Jurnal Seni Budaya, 33.

Suartama, I. G. (2020). Nilai Pendidikan Agama Hindu Dalam Upacara Mapinton Di Pura Candi Gora Desa Pakraman Tianyar Kabupaten Karangasem. Vidya Wertta: Media Komunikasi Universitas Hindu Indonesia, 3(2), 26-38.

Suterji, N. K., Lestari, N. P. P. U., & Sepriani, N. K. (2024). Implementasi Nilai Tri Kaya Parisudha Dalam Moderasi Beragama: (Persepektif Bhagawad Gita Dan Sarasamuscaya). Jayapangus Press: Jurnal Penelitian Agama Hindu, 8(4), 499-516.

Tiana, I. G. (2023). Makna Dan Implementasi Tri Kaya Parisudha Dalam Pencapaian Kesucian Spiritual. Vidya Darśan: Jurnal Filsafat Mahasiswa Hindu, 5(1), 1-9.

Wijayanti, B. (2017). Keterkaitan Tema Dengan Tokoh Dalam Novel Dadaisme Karya Dewi Sartika. Kembara: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 3(2), 173-184.

Worsley, P., Supumo, S., & Flechert, F. (2014). Kakawin Sumanasantaka: Mati Karena Bunga Sumanasa. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Zoetmulder, P. J. (1974). Kalangwan: a Survey Of Old Javanese Literature. Leiden: BRILL, 2024.

Zoetmulder, P. J. (1994). Kalangwan: Sastra Jawa Kuno Selayang Pandang. Jakarta: Djambatan.

Downloads

Published

11-01-2026

How to Cite

Oka Widana, A. A. G., Yundari, A. A. I. D. H., Andini, N. K. S., & Anom, D. N. D. S. (2026). Cognition Recovery Method Sebagai Pendekatan Hermeneutika Berbasis Lontar Dalam Meluruskan Miskonsepsi Yajña. Jurnal Penelitian Agama Hindu, 10(1), 232–255. https://doi.org/10.37329/jpah.v10i1.4759

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 13 14 15 16 17 18 19 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.