Problematika Penyelenggaraan Pendidikan Widyalaya di Provinsi Bali

Authors

  • I Nyoman Ariyoga Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja
  • I Made Bagus Andi Purnomo Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja

DOI:

https://doi.org/10.37329/cetta.v9i2.5283

Keywords:

Problems, Widyalaya Education, Educational Governance, Hindu Education, Bali Province

Abstract

The implementation of widyalaya education in Bali Province continues to face various challenges related to regulatory implementation, institutional governance, limited human resources, and insufficient support from stakeholders and local governments. These conditions indicate a gap between the policy demands of Hindu religious education and the actual practices of educational management in the field. This study aims to analyze the problems in the implementation of widyalaya education, particularly concerning regulatory adaptation, institutional management, the availability of educators, learning facilities, and external support for the sustainability of widyalaya institutions in Bali Province. This research employed a qualitative method with a case study approach. Data were collected through observations, in-depth interviews, focus group discussions (FGDs), and document studies involving principals, teachers, foundations, and stakeholders in Hindu education. The findings reveal that widyalaya institutions still encounter several significant obstacles, including unpreparedness in adapting to Minister of Religious Affairs Regulation Number 2 of 2024, limited educational personnel, low digital literacy, inadequate teaching materials and learning media, and suboptimal support from local governments in strengthening infrastructure, funding, and educational governance. The study demonstrates that the challenges faced by widyalaya are not merely internal institutional issues, but are also closely related to regional education policies and the broader support system for Hindu religious education in Indonesia. This research implies the importance of strengthening collaborative policies, improving human resource capacity, and developing data-based educational governance to support the sustainability of widyalaya as adaptive and high-quality Hindu educational institutions.

References

Abdulah, M. K., Fauzi, I. K. A., & Sudrajat, A. (2022). Manajemen Strategi Pengelolaan Kelas Dalam Meningkatkan Kualitas Layanan Pendidikan. Jurnal Simki Pedagogia, 5(2), 200-208.

Alfath, A., Azizah, F. N., & Setiabudi, D. I. (2022). Pengembangan Kompetensi Guru Dalam Menyongsong Kurikulum Merdeka Belajar. Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan, 1(2), 42-50.

Alim, M. S., & Munib, A. (2021). Aktualisasi Pendidikan Moderasi Beragama Di Madrasah. Jurnal Progress, 9(2), 263-285.

Ana, I. K. T. A. (2024). Penerapan Konsep Dana Punia Menjadi Dana Abadi Untuk Mewujudkan Pasraman Formal Yang Berkelanjutan. Singaraja: Yayasan Mertajati Widya Mandala.

Alawiyah, F. (2017). Standar Nasional Pendidikan Dasar Dan Menengah. Aspirasi: Jurnal Masalah-Masalah Sosial, 8(1), 81-92.

Asmara, Q. (2021). Implementasi Kebijakan Dan Mutu Pendidikan: Penerapan Delapan Standar Pendidikan Nasional Di SMA Mutiara Bunda Kecamatan Arcamanik Kota Bandung. KAIS: Kajian Ilmu Sosial, 2(1), 119-125.

Aziz, A. Z. (2015). Manajemen Berbasis Sekolah: Alternatif Peningkatan Mutu Pendidikan Madrasah. El-Tarbawi, 8(1), 69-92.

Bawor, E., & Ahmad, M. (2023). Strategi Peningkatan Peran Pemerintah Daerah Dalam Pembiayaan Pendidikan Anak Papua. Management of Education: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 9(2), 167-176.

Fauzi, A., Rahmat, D., & Suryana, I. (2024). Pengembangan Media Pembelajaran Digital Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka. Jurnal Teknologi Pendidikan Indonesia, 14(1), 55-67.

Harisan, M., Nugraha, A., & Pratama, Y. (2023). Problematika Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Sekolah Dasar Di Indonesia. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 8(2), 120-132.

Irianto, H. A. (2017). Pendidikan Sebagai Investasi Dalam Pembangunan Suatu Bangsa. Jakarta Selatan: Kencana.

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2014). Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 56 Tahun 2014 Tentang Pendidikan Keagamaan Hindu. Kementerian Agama RI.

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2024). Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Widyalaya. Kementerian Agama RI.

Khoirurrijal, K., Fadriati, F., Sofia, S., Anisa, M. D., Sunaryo, G., Abdul, M., & Suprapno, S. (2022). Pengembangan Kurikulum Merdeka. Malang: CV. Literasi Nusantara Abadi.

Kiriana, I. N. (2021). Pasraman Branding: Tantangan Dan Strategi. Prosiding Seminar Nasional IAHN-TP Palangka Raya, 5, 110-121.

Lilawati, A. (2020). Peran Orang Tua Dalam Mendukung Kegiatan Pembelajaran Di Rumah Pada Masa Pandemi. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 549-558.

Lumowa, F., Nayoan, H., & Pangemanan, S. E. (2021). Peran Pemerintah Daerah Dalam Upaya Meningkatkan Kualitas Pendidikan Dasar Pada Masa Pandemi Di Desa Tondei I Kabupaten Minahasa Selatan. Governance, 1(2), 1-10.

Mujiwati, Y. (2018). Peranan Pendidikan Karakter Dalam Pembangunan Karakter Bangsa. Jurnal Ilmiah Edukasi & Sosial, 8(2), 165-170.

Mustika, D. (2021). Peran Orang Tua Dalam Memotivasi Belajar Peserta Didik Di Masa Pembelajaran Daring. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 1(2), 361-372.

Prihatin, B. (2020). Peran Madrasah Dalam Membangun Moderasi Agama Di Indonesia Di Era Milenial. Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 1(1), 136-150.

Purnomo, I. (2023). Perjuangan Pasraman Formal Agar Tetap Eksis Sebagai Lembaga Pendidikan di Bali. Jurnal Kajian Bali (Journal of Bali Studies), 13(1), 274-292.

Purwani, R., Fathoni, A., Sarilan, S., & Siswanto, H. (2025). Transformasi Administrasi Pendidikan Untuk Mengoptimalkan Efisiensi Dan Kualitas Layanan Pendidikan Pada Era Digital. Jurnal Keilmuan dan Keislaman, 4(1), 53-58.

Raharjo, S. B. (2014). Kontribusi Delapan Standar Nasional Pendidikan Terhadap Pencapaian Prestasi Belajar. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 20(4), 470-482.

Rifa’i, M. (2019). Manajemen Ekonomi Mandiri Pondok Pesantren Dalam Mewujudkan Kualitas Layanan Pendidikan. PROFIT: Jurnal Kajian Ekonomi dan Perbankan Syariah, 3(1), 30-44.

Roesminingsih, E. (2025). Peran Guru Penggerak Dalam Transformasi Pembelajaran Kurikulum Merdeka. Jurnal Inovasi Pendidikan Indonesia, 6(1), 45-58.

Seliyanti, A. W., Akbar, A., & Solihin, F. K. (2025). Pengaruh Metode Pembelajaran Poster Comment Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Dalam Pembelajaran IPAS Materi Peraturan Tertulis Dan Tidak Tertulis. Sebelas April Elementary Education, 4(1), 143-152.

Suda, I. K. (2017). Pasraman Sebagai Energi Pendidikan Agama Dan Seni Hindu Dalam Dominasi Dan Hegemoni Pendidikan Modern. SOSHUM: Jurnal Sosial dan Humaniora, 7(3), 364-373.

Sudarsana, I. K. (2018). Optimalisasi Penggunaan Teknologi Dalam Implementasi Kurikulum Di Sekolah: Perspektif Teori Konstruktivisme. Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan, 1(1), 8-15.

Sudarsana, I. K. (2018). Pendidikan Karakter Hindu. Denpasar: Jayapangus Press.

Sudarsana, I. K., Putra, I. B. M. A., Astawa, I. N. T., & Yogantara, I. W. L. (2019). The Use of Google Classroom In The Learning Process. Journal of Physics: Conference Series, 1175(1), 1-5.

Sukrawati, M., Gitananda, W. S., Kiswara, K. A. T., Putra, I. G. A. D., Sumadiyasa, I. K., Sudarsana, M., & Dwipayana, A. P. (2022). Penguatan Kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini Berbasis Hindu di Taman Kanak-Kanak Desa Adat Tambawu, Kecamatan Denpasar Timur, Kota Denpasar. Jurnal Sewaka Bhakti, 8(2), 164-175.

Supriadi, I. M. A., Sunaryanti, I. K., Diantara, I. K. G., Purwanti, I. N. R. T., & Sumarsiani, N. L. (2025). Model Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu Berbasis Teknologi Untuk Penguatan Karakter Religius Generasi Muda. Acintya: Jurnal Teologi, Filsafat dan Studi Agama, 1(4), 23-41.

Sutrianti, N. K. (2019). Pengelolaan Pendidikan Keagamaan Hindu di Yayasan Pasraman Gurukula Bangli Provinsi Bali. Satya Widya: Jurnal Studi Agama, 2(2), 41-53.

Triwijayanti, N., Sanoto, H., & Paseleng, M. (2022). Pengaruh Kualitas Layanan Pendidikan, Budaya Sekolah, Dan Citra Sekolah Terhadap Kepuasan Orang Tua. Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 12(1), 74-80.

Umar, M. (2015). Peranan Orang Tua Dalam Peningkatan Prestasi Belajar Anak. Jurnal Edukasi: Jurnal Bimbingan Konseling, 1(1), 20-28.

Windasari, W., Roesminingsih, E., Setiawan, A. C., Dzulquarnain, A. H., & Phan, H. P. (2025). Transformational Leadership In Education: How PLCs, Self-Efficacy, And Motivation Drive Innovative Teaching. Multidisciplinary Reviews, 8(7), 2025205.

Winingsih, L. H. (2016). Peran Pemerintah Daerah Dalam Implementasi Kurikulum 2013. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 1(1), 37-57.

Downloads

Published

21-05-2026

How to Cite

Ariyoga, I. N., & Purnomo, I. M. B. A. (2026). Problematika Penyelenggaraan Pendidikan Widyalaya di Provinsi Bali. Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan, 9(2), 294–312. https://doi.org/10.37329/cetta.v9i2.5283