Tinjauan Yuridis Joint Custody Pasca Perceraian Dalam Putusan Mahkamah Syar’iyah Idi dan Aceh

Authors

  • Saphira Husna Nasution Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Imam Yazid Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Iwan Iwan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.37329/kamaya.v8i3.4815

Keywords:

joint custody, child custody, divorce, Islamic law, Mahkamah Syar’iyah

Abstract

This article examines the practice of joint custody after divorce from an Islamic legal perspective through a legal analysis of two Sharia Court decisions, namely the Idi Sharia Court and the Aceh Sharia Court. The purpose of this study is to assess the legal basis for joint custody and to compare the legal considerations used in the two decisions. This research employs a normative legal approach using case study and conceptual analysis methods. The results of the study show differences in legal reasoning: the Idi Sharia Court took a progressive approach by applying a joint custody model through the division of roles between both parents, while the Aceh Sharia Court took a conservative approach by prioritizing the psychological stability of the child and granting sole custody to the mother. This comparison confirms that although both are based on the principles of the best interests of the child and maqāṣid al-syarī‘ah, their implementation results in different rulings.

References

Al-Qurthubi. (2015). Al-Jami’ Li Ahkam Alquran terj. Fathurrahman Abdul Hamid. Jakarta Selatan: Pustaka Azzam.

an-Nawawi, I. (1980). Al-Majmu’ Syarh al-Muhazzab. Dar al-Fikr.

Ananda Sabina Zahira. (2025). Optimalisasi Prinsip Kepentingan Terbaik Anak dalam Penetapan Hak Asuh Pasca Perceraian: Perspektif Hukum Islam dan Hukum Positif di Indonesia. Federalisme: Jurnal Kajian Hukum dan Ilmu Komunikasi, 2(3), 163–174.

As-Suyuthi, J. (1958). Al-Asybah wa an-Nazha`ir. Bireut: Dar Al fikr.

Asy’ari, A. H., Nelli, J., & Jera, A. (2025). Konsep Pengasuhan Bersama (Joint Custody) Pasca Perceraian dalam Pemeliharaan Anak Mernurut Hukum Islam. Posita: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 3(1), 27–35.

Azmi, M. N., & Khalid, K. (2023). Penetapan Hak Asuh Anak Yang Belum Mumayyiz Kepada Ayah Perspektif Maqashid Syari’ah (Analisis Putusan PTA Padang No.18/Pdt.G/2022/PTA.Pdg). UNES Law Review, 6(2), 4582-4590.

Dharma, A. P., & Amar, R. (2024). Prinsip The Best Interests of The Child dalam Perwalian Anak: Studi Penetapan Nomor 0053/Pdt.P/2017/PA.Tpi. MAQASIDI: Jurnal Syariah dan Hukum, 120–129.

Ervina, E., & Hidayat, Y. (2025). Studi Komparatif Hak Asuh Anak Dibawah Umur Kepada Ayah Kandung Pasca Perceraian (Putusan Perkara Pengadilan Agama). Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik, 5(4), 3199–3209.

Faizzati, S. D. (2024). Hak Asuh Anak (Hadhanah) bagi Ibu yang Menikah lagi Prespektif Maqashid Syari’ah. Afkaruna: International Journal of Islamic Studies (AIJIS), 1(2), 278–293.

Fauzan, Ach., & Hamzah, Moh. (2024). Pendekatan Holistik Dalam Hak Asuh Anak Pasca Perceraian: Perspektif Maqāṣid Syarī’ah Al-Tahir Ibnu Asyur. al-Rasῑkh: Jurnal Hukum Islam, 13(1), 111–126.

Firdaus, F., Susono, J., Nahariah, N., & Yuniar, F. D. (2024). Analisis Yuridis Pertimbangan Hakim Dalam Penetapan Hadhanah Kepada Ayah (Studi Putusan Pengadilan Agama Makassar Kelas 1 A). Jurnal Tana Mana, 5(3), 296–307.

Hidayatul Ulya, F., Hatul Lisaniyah, F., & Mu’amaroh, M. (2021). Penguasaan Hak Asuh Anak di bawah Umur kepada Bapak. The Indonesian Journal of Islamic Law and Civil Law, 2(1), 101–117.

Idrus, A. M. (2021). Kebijakan Pemimpin Negara Dalam Perspektif Kaidah Fikih: Tasarruf Al-Imam Manutun Bil Maslahah. Al Daulah : Jurnal Hukum Pidana dan Ketatanegaraan, 1(1), 123.

Komarudin, K. (2017). Membentuk Kematangan Emosi Dan Kekuatan Berpikir Positif Pada Remaja Melalui Pendidikan Jasmani. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 12(2), 67–75.

Mas’ud, U. I. (2025). Perpindahan Pemeliharaan Anak yang belum Mumayyiz Kepada Ayah Menurut Kompilasi Hukum Islam (Studi Putusan No. 1882/Pdt.G/2019/PA.Mdn). Konstitusi : Jurnal Hukum, Administrasi Publik, dan Ilmu Komunikasi, 2(3), 276–290.

Maulidina, A. F., & Maharani, P. A. (2025). Pemberian Hak Asuh Anak (Hadhanah) Yang Belum Mumayyiz Kepada Ayah Akibat Perceraian (Studi Kasus Putusan Nomor 443/Pdt.G/2020/PA. Mdo). Jurnal Legal Reasoning, 7(2), 249–264.

Meliani, M., & Jaya, I. B. (2022). Pelaksanaan Hak Asuh Bersama Terhadap Anak Di Bawah Umur: Analisis Norma Hukum. Fastabiq: JURNAL STUDI ISLAM, 3(1), 56–68.

Nurlaelawati. (2010). Modernization, Tradition and Identity: The Kompilasi Hukum Islam and Legal Practices in the Indonesian Religious Courts,. Amsterdam University Press.

Paqih, I. (2025). Rekonstruksi Hadhanah dalam Hukum Keluarga Islam: Tawaran Sharing Custody Berbasis Maqasid Jasser Auda. Prosiding Hukum Keluarga Islam, 1(1), 143–160.

Rinaldi, H. (2025). Analisis Putusan Pengadikan Agama Pekanbaru Nomor 2189/Pdt.G./2022/PA.Pbr. Tentang Hak Asuh Anak Yang Belum Mumayyiz. Khulasah : Islamic Studies Journal, 7(1), 17–39.

Sabila, A. I., Musfiroh, M. R., & Rosyada, A. (2025). Analisis Putusan Hak Asuh Anak Bersama Pasca Perceraian Perspektif Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI). Wajah Hukum, 9(1), 204.

Semman, M. (2025). Pertimbangan Psikologis Dalam Penentuan Hak Asuh Anak Pasca Perceraian Dalam Hukum Keluarga Islam Di Indonesia. Multidiciplinary Knowledge, 3(1), 1–15.

Septian, R., Pangestika, M. W., & Ravis, I. (2022). Studi Kasus Terhadap Hak Asuh Anak Dalam Putusan Nomor 1365/Pdt.G/2021/Pa.Bpp Di Pengadilan Agama Balikpapan. Jurnal Lex Suprema, 4(1), 839–854.

Suryantoro, D. D. (2024). Hak Asuh Anak Pasca Perceraian Menurut Kompilasi Hukum Islam: Analisis Yuridis Dan Konseptual. Legal Studies Journal, 4(1), 1–11.

Syahrin, M. A., Akbarizan, & Munir, A. A. (2025). Hak Asuh Anak (Hadhanah) Dalam Sistem Hukum Keluarga Indonesia Dan Aljazair. Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 3(2), 1946–1955.

Thalia, T., & Christiawan, R. (2020). Pertimbangan Hakim Dalam Memutuskan Hak Asuh Anak Pada Perkara Perceraian Tanpa Dimohonkan. Jurnal Hukum Staatrechts, 3(1), 1–19.

Downloads

Published

25-08-2025

How to Cite

Nasution, S. H., Yazid, I., & Iwan, . I. (2025). Tinjauan Yuridis Joint Custody Pasca Perceraian Dalam Putusan Mahkamah Syar’iyah Idi dan Aceh. Kamaya: Jurnal Ilmu Agama, 8(3), 532–540. https://doi.org/10.37329/kamaya.v8i3.4815

Issue

Section

Articles