Muatan Dakwah Dalam Tradisi Sungkemen Sebagai Kearifan Lokal di Desa Tanah Merah, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai
DOI:
https://doi.org/10.37329/kamaya.v8i2.4136Keywords:
Tradisi, Sungkeman, Muatan Dakwah, Adat JawaAbstract
Culture and religion are two directions that are very close to the lives of Indonesian people. One culture that is close to the value of hospitality and full of moral values in Indonesia is sungkeman. The purpose of this writing is to find out the content of da'wah in the sungkeman tradition. This is expected to help and increase the reader's insight into it. This research was conducted in Tanah Merah Village, Perbaungan District, Serdang Bedagai Regency using qualitative research methods. This approach uses methods such as interviews, participatory observation, literature studies, audio or video analysis and documentation to collect diverse and in-depth data. The stages of this research are data collection where researchers look for references to local traditional figures and are based on books, articles, data reduction, data presentation, and conclusions. This research was conducted by interviewing 2 informants online, namely Traditional Figures and Religious Figures in Tanah Merah Village. Based on the results of the study, it can be concluded that the sungkeman tradition is not prohibited and does not conflict with Islamic law. This tradition is considered very sacred and meaningful, where there are many Preaching Contents contained in the Sungkeman tradition including Family Values, Silaturahmi Values, Humility Values, Forms of Gratitude and Gratitude, as well as Self-Awareness Rituals.
References
Abdullah, H. (2018). Ilmu Dakwah. Depok: PT. RajaGrafindo Persada.
Ana, S., Syahra, E. F. A., & Kusmanto, H. (2023). The Meaning And Value Of Character Education In The Ketupat and Sungkeman Eid Traditions. Proceeding of International Conference on Education, 2, 88-96.
Ardianti, F. (2022). Nilai-Nilai Dakwah Dalam Simbol Prosesi Panggih Pada Pernikahan Jawa Di Desa Kosgoro Kecamatan Stl Ulu Terawas Kabupaten Musi Rawas. Doctoral Dissertation, Uin Fatmawati Sukarno Bengkulu.
Auzi, O. A. (2022). Pernikahan Adat Jawa Mengenai Tradisi Turuntemurun Siraman Dan Sungkeman Di Daerah Yogyakarta Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP), 5(2), 168-174.
Fatianda, S., & Nur, M. (2024). Integrasi Islam dan Kebudayaan dalam Bidang Pranata Sosial: Studi Tradisi Sungkeman dalam Keluarga Masyarakat Indonesia. Jurnal Ilmiah Beurawang: Indonesian Journal of Humanities, 1(1), 11-21.
Fauziah, H., & Mahpudz, S. (2022). Pembentukan Karakter Rendah Hati Peserta Didik Dalam Al-Qur’an Surah Al-Furqan 63-64 Kajian Ilmu Pendidikan Islam. Jurrnal Masagi, 1(1), 1-9.
Ghofir, J., & Jabbar, M. A. (2022). Tradisi Sungkeman Sebagai Kearifan Lokal dalam Membangun Budaya Islam. Al Kamal, 2(2), 404-420.
Gunawan, A. (2019). Tradisi Upacara Perkawinan Adat Sunda (Tinjauan Sejarah dan Budaya di Kabupaten Kuningan). Jurnal Artefak, 6(2), 71-84.
Haryanto, S. (2020). Nilai-Nilai Edukatif Dalam Tradisi Ujung: Kajian Etnografi Di Masyarat Boyolali Jawa Tengah. Jurnal VARIDIKA, 32(1), 23-36.
Hendra, T., Adzani, S. A. N., & Muslim, K. L. (2023). Dakwah Islam dan Kearifan Budaya Lokal. Journal of Da’wah, 2(1), 65-82.
Hilmi, M., Fabriar, S. R., & Soleha, D. W. (2022). Nilai-Nilai Dakwah dalam Tradisi Upacara Pernikahan Nayuh. Jurnal Mawa Izh Jurnal Dakwah Dan Pengembangan Sosial Kemanusiaan, 13(02), 147-167.
Julia, D., & Nasution, T. A. (2022). Fungsi Dan Makna Tradisi Lisan Pak Ponjen Dalam Pernikahan Adat Jawa Di Huta I Pematang Dolok Kahean Kabupaten Simalungun. Artikulasi: Jurnal Pendidikan, 4(1), 17-33.
Kementerian Agama RI, Al-Hufaz (2022). Al-Qur’an Hafalan Mudah, Terjemah dan Tajwid Warna. Bandung: Cordoba.
Kaltsum, L. U. (2021). Hubungan Kekeluargaan Perspektif Al-Qur’an (Studi Term Silaturahmi Dengan Metode Tematis). Al-Bayan: Jurnal Studi Ilmu Al- Qur’an Dan Tafsir, 6(1), 11-24.
Karimullah, S. S. (2021). Tinjauan Antropologi Hukum Dan Budaya Terhadap Mudik Lebaran Masyarakat Yogyakarta. Sosial Budaya, 18(1), 64-74.
Kurnia, H., Dasar, F. L., & Kusumawati, I. (2022). Nilai-Nilai Karakter Budaya Belis Dalam Perkawinan Adat Masyarakat Desa Benteng Tado Kabupaten Manggarai Barat Nusa Tenggara Timur. Satwika: Kajian Ilmu Budaya Dan Perubahan Sosial, 6(2), 311-322.
Lakum, A. T., & Ratyh, S. (2020). Pengaruh Dakwah Terhadap Pernikahan Adat Jawa Di Kecamatan Tinggi Raja Kabupaten Asahan. Ability: Journal of Education and Social Analysis, 1(1), 115-125.
Mazid, S., Prasetyo, D., & Farikah, F. (2020). Nilai Nilai Kearifan Lokal Sebagai Pembentuk Karakter Masyarakat. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(2), 249-262.
Nurliana, N. (2022). Pernikahan dalam Islam Antara Ibadah dan Kesehatan Menuju Keselamatan. Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian Dan Kajian Sosial Keagamaan, 19(1), 39-49.
Nuradita, R. D., & Suryadi, M. (2024). Eksistensi Bahasa Jawa Dalam Budaya Sungkeman Lebaran: Studi Kasus Pada Ranah Keluarga Di Kabupaten Blora (The Existence of Javanese Language in Sungkeman Tradition: A Case Study of Family in Blora). Kandai, 20(2), 259-271.
Nurhalimah, N., Subroto, W., Effendi, R., Nadilla, D. F., & Akmal, H. (2024). Nilai Aqidah Mandi-Mandi Tujuh Bulanan Warga Banjar Di Banjarmasin (1860-2023). Satwika: Kajian Ilmu Budaya Dan Perubahan Sosial, 8(2), 522-534.
Pakpahan, A. B. A., & Tanjung, M. (2024). Pesan-Pesan Dakwah dalam Tradisi Upah-Upah Pernikahan Batak Mandailing. Satwika: Kajian Ilmu Budaya Dan Perubahan Sosial, 8(1), 110-120.
Priyatiningsih, N. (2022). Pendidikan Karakter Melalui Tradisi Sungkeman Adat Jawa. Sustainable Jurnal Kajian Mutu Pendidikan, 5(2), 458-462.
Putriany, P., Mahfud, M., & Rosmini, R. (2024). Konsep Keluarga Dalam Al-Qur’an (Analisis Tafsir Tematik Terhadap Term ‘Asyirah). AL-WAJID: Jurnal Ilmu Al-Quran Dan Tafsir, 5(2), 6-12.
Pakpahan, G., Hasiholan, A. M., & Salman, I. (2021). Budaya Sungkem Desa Samirono Dalam Perspektif Hukum Taurat Ke-5 Suatu Kajian Etika Kristen Dan Generasi Muda. Jurnal Lektur Keagamaan, 19(2), 521-554.
Rifa’i, A. (2022). Nilai-Nilai Pendidikan Islam dalam Pernikahan Adat Jawa Di Kecamatan Kunir Kabupaten Lumajang. Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember
Romli, R., & Habibullah, E. S. (2018). Telaah Resepsi Pernikahan Adat Jawa Dalam Perspektif Hukum Islam. Al-Mashlahah Jurnal Hukum Islam dan Pranata Sosial, 6(2), 177-190.
Sunarso, B. (2015). Merajut Kebahagiaan Keluarga (Perspektif Sosial Agama). UNSPECIFIED.
Susanti, J. T., & Lestari, D. E. G. (2021). Tradisi Ruwatan Jawa Pada Masyarakat Desa Pulungdowo Malang. Satwika: Kajian Ilmu Budaya Dan Perubahan Sosial, 4(2), 94-105.
Suwartiningsih, S. (2023). Harmoni Sosial Berbasis Kearifan Lokal: Budaya Sungkeman Lebaran Sebagai Interaksi Simbolik Di Jawa Tengah. Prosiding Konferensi Nasional Sosiologi (PKNS), 1(2), 117-123.
Tumarjio, A. E., & Birsyada, M. I. (2022). Pergeseran Prosesi Dan Makna Dalam Tradisi Merti Dusun Di Desa Wisata Budaya Dusun Kadilobo. Satwika: Kajian Ilmu Budaya Dan Perubahan Sosial, 6(2), 323-335.
Utama, A. M. T. (2022). Sejarah dan Perkembangan Tradisi Sungkeman Masyarakat Pauruan Pada Tahun 1960-2000. Undergraduate Thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Widyaningrum, A. T. (2022). Makna Simbolik dalam Tradisi Pernikahan Adat Jawa di Desa Protomulyo, Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kabupaten Kendal. Thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
Wulandari, E., & Anwar, M. S. (2024). Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Tradisi Panggih Manten Pada Upacara Pernikahan Adat Jawa (Studi Kasus Desa Tulung Itik Kecamatan Gunung Sugih Kabupaten Lampung Tengah). An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan), 3(2), 18-26.
Yudari, A. K. S., Karmini, N. W., & Seniwati, D. N. (2022). Reinterpretasi Makna Budaya Sungkem Sebagai Ajaran Budi Pekerti Dalam Sloka Sarasamuccaya. Jurnal Penelitian Agama Hindu, 6(3), 173-187.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Kamaya: Jurnal Ilmu Agama

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
An author who publishes in the Kamaya : Jurnal Ilmu Agama agrees to the following terms:
- Author retains the copyright and grants the journal the right of first publication of the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal
- Author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work (See The Effect of Open Access).
Read more about the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 Licence here: https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/.