Tradisi Siat Sambuk di Banjar Pohgending Desa Pitra Ditinjau Dari Nilai-Nilai Pendidikan Agama Hindu

Authors

  • I Ketut Gede Harsana Universitas Udayana

DOI:

https://doi.org/10.37329/jpah.v9i2.3670

Keywords:

Siat Sambuk Tradition, Hindu Religious Education, Cultural Preservation

Abstract

This research aims to analyze the values ​​of Hindu religious education contained in the siat sambuk tradition in Banjar Pohgending, Pitra Village, Penebel District, Tabanan Regency, Bali, as well as its contribution to cultural preservation and development of the spiritual character of the community. The siat sambuk tradition, which is held every Pengerupukan Day before Nyepi, involves young people in a symbolic "war" using burnt coconut shells, aimed at neutralizing negative energy and maintaining eternal harmony. With a qualitative descriptive approach, this research collected data through observation, semi-structured interviews, and documentation studies, analyzed using the Miles and Huberman model. The research results show that this tradition is rich in the values ​​of Tattwa (philosophy of truth and belief in God), Susila (ethics and controlling emotions such as anger), and Ceremonies (purification rituals through offerings and processions such as Melasti and Tawur Agung Kesanga). This tradition is not only a cultural heritage, but also an effective educational medium that strengthens Balinese Hindu identity, trains discipline, respects ancestors and social togetherness. This study fills the void of previous academic studies with a special focus on the value of Hindu religious education in the siat sambuk tradition, while encouraging the preservation of local culture through the involvement of the younger generation. Thus, this tradition contributes to the formation of character, morality and spirituality, as well as maintaining the continuity of Balinese cultural identity in the context of modern life.

References

Aridiantari, P., Lasmawan, I. W., & Suastika, I. N. (2020). Eksistensi Tradisi Dan Budaya Masyarakat Bali Aga Pada Era Globalisasi Di Desa Trunyan. Ganesha Civic Education Journal, 2(2), 67-80.

Dinata, I. K. G. A. (2023). Tradisi Siat Yeh Di Banjar Teba Jimbaran (Perspektif Nilai-Nilai Pendidikan Agama Hindu). ŚRUTI: Jurnal Agama Hindu, 4(1), 59-66.

Foa, A. J., Dinatha, N. M., Itu, K. E., & Moza, M. A. (2024). Nilai Kearifan Lokal dalam Pembelajaran IPA SMP. Jurnal Citra Pendidikan, 4(2), 1735-1745.

Gunawijaya, I. W. T. (2020). Konsep Teologi Hindu Dalam Geguritan Gunatama (Tattwa, Susila, dan Acara). Jnanasiddhanta: Jurnal Teologi Hindu, 1(2), 51-60.

Hastuti, N. H., & Supriyadi, A. (2020). Memperhatikan Karakteristik Budaya Dalam Fenomena Kehidupan Bermasyarakat. Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 131-141.

Mustawan, M. D. (2022). Implementasi Tri Kerangka Dasar Agama Hindu Guna Meningkatkan Sraddha Dan Bhakti Pemuda Hindu Dusun Silirsari, Desa Kesilir, Kecamatan Siliragung, Kabupaten Banyuwangi. Widya Aksara: Jurnal Agama Hindu, 27(1), 105-116.

Nurdin, F., & Fazal, K. (2022). Fungsi dan Makna Tradisi Reuhab pada Masyarakat Gampong Kuta Aceh. Jurnal Sosiologi USK (Media Pemikiran & Aplikasi), 16(2), 229-240.

Prihandana, I. G. N. K. O., Suarsana, I. N., & Kaler, I. K. (2023). Tradisi Siat Sambuk Di Banjar Pohgending, Desa Pitra, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan. Jurnal Socia Logica, 3(2), 101-111.

Putra, I. G. M. Y. B., Gata, I. W., & Sukanta, I. K. (2023). Pelestarian Tradisi Siat Sambuk di Banjar Adat Pohgending Desa Pitra Kecamatan Penebel Kabupaten Tabanan. Jurnal Mahasisya Pendidikan, 5(1), 21-21.

Putri, I. A. N. B., & Sudarsana, I. K. (2023). Internalisasi Kearifan Lokal Dalam Tradisi Dewa Mesraman Di Desa Paksabali Kabupaten Klungkung (Perspektif Nilai-Nilai Pendidikan). Bawi Ayah: Jurnal Pendidikan Agama dan Budaya Hindu, 14(2), 25-43.

Saniarta, W. (2023). N Nilai-Nilai Pendidikan Agama Hindu Dalam Tradisi Pesangkepan Tilem Di Desa Batukaang Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli. JAPAM (Jurnal Pendidikan Agama), 3(02), 157-162.

Santika, N. W. R. (2017). Pemahaman Konsep Teologi Hindu (Perspektif Pendidikan Agama Hindu). Bawi Ayah: Jurnal Pendidikan Agama dan Budaya Hindu, 8(1), 87-97.

Sari, N. E. (2022). Nilai-Nilai Pendidikan Agama Hindu dalam Tradisi Megebeg-Gebegan Godel. ŚRUTI: Jurnal Agama Hindu, 3(1), 105-116.

Subawa, I. B. G. (2024). Agama Hindu dan Budaya Bali: Warisan Luhur dalam Kehidupan Modern. Kamaya: Jurnal Ilmu Agama, 7(4), 104-113.

Sudiarta, I. W. (2022). Kajian Theologi Hindu Pada Banten Daksina. Dharma Duta, 20(1), 1-18.

Sudirana, I. W. (2019). Tradisi Versus Modern: Diskursus Pemahaman Istilah Tradisi Dan Modern Di Indonesia. Mudra Jurnal Seni Budaya, 34(1), 127-135.

Sumarto, S. (2018). Budaya, Pemahaman Dan Penerapannya:“Aspek Sistem Religi, Bahasa, Pengetahuan, Sosial, Keseninan Dan Teknologi”. Jurnal Literasiologi, 1(2), 16-16.

Suparni, M. (2024). Nilai Pendidikan Hindu Dalam Ritual Nyiwah di Kecamatan Lahey Barat Kabupaten Barito Utara. HAPAKAT: Jurnal Hasil Penelitian, 3(2), 110-120.

Susanti, K. D. (2024). Harmonisasi Perayaan Hari Raya Nyepi Di Desa Adat Kerobokan Melalui Tradisi Ngayah (Perspektif Nilai Pendidikan Agama Hindu). Widyacarya: Jurnal Pendidikan, Agama dan Budaya, 8(1), 47-55.

Suwendra, I. W. (2024). Nilai-Nilai Pendidikan Agama Hindu Dalam Ritual Mungkah Sari Di Desa Adat Sangburni, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Bali. Jurnal Widya Sastra Pendidikan Agama Hindu, 7(2), 12-18.

Wartayasa, I. K. (2018). Kebudayaan Bali dan Agama Hindu. Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 1(2), 173-192.

Yasa, I. K. K. (2023). Nilai-Nilai Pendidikan Agama Hindu Pada Tradisi Magegobog Di Desa Jimbaran. ŚRUTI: Jurnal Agama Hindu, 4(1), 41-48.

Downloads

Published

15-03-2025

How to Cite

Harsana, I. K. G. (2025). Tradisi Siat Sambuk di Banjar Pohgending Desa Pitra Ditinjau Dari Nilai-Nilai Pendidikan Agama Hindu. Jurnal Penelitian Agama Hindu, 9(2), 49–59. https://doi.org/10.37329/jpah.v9i2.3670

Issue

Section

Articles