Kaidah Sosial dan Hukum dalam Teks Manawa Swarga dan Konteksnya Pada Masyarakat Bali di Kabupaten Klungkung

Authors

  • I Wayan Wastawa Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar
  • I Ketut Sudarsana Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

DOI:

https://doi.org/10.37329/ganaya.v3i1.433

Keywords:

Social rules, legal rules, Manawa Swarga

Abstract

Bali is known for its valuable traditions and customs from pre-Hindu times to the present. Social facts, that the more widespread social problems occur that are not directly proportional to the social and legal rules in the lontar text and customs in Bali. The purpose of this paper is to examine the social norms and legal norms contained in the Manawa swarga text and its context in Balinese society in Klungkung Regency. This paper uses primary data and secondary data, with methods of observation, text search, interviews and literature study. Data analysis techniques, the process of collecting data, classification, display data, interpretation and conclusions. The finding is that there is a relationship between the contents of the Vedic scriptures, Manawadhamasastra, Manawa Swarga, and customary law (awig-awig) in Bali. Each of them describes the Chess of Varna or four classes of professions, which is contained in Ṛgveda: 10.90.12, Manawadharmasastra / Manu Smrtih. Pratamo'dhyayah I.31 Manawa Swarga text article 189. The contents of the Manawa Swarga text are still relevant to current social phenomena, specifically regarding the homosexual legal norms, hate speech "Adur Welyani" which can strengthen national legal norms.

References

Agastia, I. B. G. (1987). Wrttasañcaya dan Gita Sañcaya Kumpulan Wirama dan Pupuh. Denpasar : Wyasa Sanggraha.
Asikin, H. Z. (2015). Pengantar Ilmu Hukum, Edisi Kedua. Jakarta : PT RajaGrafindo Persada.
Ager, B. (2006). Teori Sosial Kritis: Kritik, Penerapan, dan Implikasinya. Yogyakarta : Kreasi Wacana.
Ardika, I W. dan Sutaba, I M. (1996). Dinamika Kebudayaan Bali. Denpasar : Upada Sastra.
Basrowi dan Sudikin. (2002). Metode Penelitian Kualitatif Perspektif Mikro. Grounded Theory, Fenomenologi, Etnometodologi, Etnografi, Dramaturgi, Interaksi Simbolik, Hermeneutik, Konstruksi Sosial, Analisis Wacana, dan Metode Refleksi. Surabaya: Insan Cendekia.
Daniel L. P. (2001). Seven Theories of Religion.Yogyakarta : Qalam.
Halliday, M. A. K. & Hasan, R. (1994). Bahasa, Konteks, dan Teks. Aspek-Aspek Bahasa dalam Pandangan Semiotik Sosial. Yogyakarta: Gajah Mada Univerty Press.
Kajeng, I N. (2005). Sarasamuccaya, Surabaya : Paramita.
Jingga, I M. (1967). Upadesa. Parisadha Hindu Dharma Indonesia. Denpasar.
Kutha Ratna, N. (2005). Sastra dan Cultural Studies Representasi Fiksi dan Fakta. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.
Lebacqz, K. (1986). Teori-Teori Keadilan, Six Theories of Justice. Bandung: Nusa Media.
Lechte, J. (2001). 50 Filsuf Kontemporere dari Strukturalisme sampai Postmodernitas. Yogyakarta : Kanisius.
Mantra, I. B. (1982). Tata Susila Hindu Dharma. Denpasar: Parisada Hindu Dharma Pusat.
Parisada Hindu Dharma Indonesia. (1980). Keputusan Seminar Kesatuan Tafsir Terhadap Aspek-Aspek Agama Hindu. Ke I-V.
Panetja. G. (2004). Aneka Catatan Tentang Hukum Adat Bali. Denpasar: CV. Kayumas Agung.
Pudja, G. (1977). Apakah Hukum Hindu Itu. Jakarta : Mayasari
Pudja, I G. (1977). Hukum Kewarisan Hindu yang diresipir ke dalam Hukum Adat Bali dan Lombok. Jakarta : CV. Jonasco.
Puniyatmadja, I. B. O. (1976). Çilakrama, Denpasar : Parisada Hindu Dharma Pusat.
Setiady, T. (2009). Intisari Hukum Adat Indonesia (dalam kajian kepustakaan). Bandung : Alfabeta.
Soekanto, S. (2001). Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta : CV. Rajawali
Soekanto, S. (2007). Pokok-Pokok Sosiologi Hukum. Jakarta : PT RajaGrafindo Persada.
Surpha. (1986). Pengantar Hukum Hindu. Surabaya: Paramitha
Wirawan, I K. (1982) Pengantar Tentang Hukum Kewarisan Adat Bali. Denpasar : Kertha Aksara, Majalah Mahasiswa Fakultas Hukum & Pengetahuan Masyarakat.
Zoetmulder, P. J. (1983). Kalangwan: Sastra Jawa Kuno Selayang Pandang, (Edisi Terjemahan oleh Dick Hartoko SJ). Jakarta : Djambatan.

Downloads

Published

17-03-2020

How to Cite

Wastawa, I. W., & Sudarsana, I. K. (2020). Kaidah Sosial dan Hukum dalam Teks Manawa Swarga dan Konteksnya Pada Masyarakat Bali di Kabupaten Klungkung. Ganaya : Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 3(1), 187–205. https://doi.org/10.37329/ganaya.v3i1.433

Issue

Section

Articles